Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Alawi Ghurghani dalam pertemuannya dengan pejabat dan staff Yayasan Syahid dan Veteran Negara Republik Islam Iran menyinggung peran penting Imam Khomeini rad an pengorbanan para syuhada dalam memperjuangkan dan mempertahankan tegaknya revolusi Islam mengatakan, “Imam Khomeini rahimahullah, para syuhada dan para veteran yang berkat perjuangan dan pengorbanan mereka yang tulus, revolusi bisa terjadi dan mengubah semua tatanan Negara menjadi lebih Islami.”
Beliau menambahkan, “Kita harus senantiasa terjaga dan intropeksi diri, apakah yang kita lakukan sekarang masih termasuk dalam garis perjuangan mereka, sebab kewajiban kita hari ini adalah menjadi pengemban amanah untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam menjaga revolusi ini.”
Ulama marja taklid muslim Syiah lebih lanjut mengatakan, “Rakyat Revolusioner Iran pada tahun 1979 dengan keyakinan dan kepercayaan yang kuat kepada Imam Khomeini rahimahullah mereka menyambut seruan Imam dengan mengatakan ‘Labbaik’ dan bersedia sepenuhnya dengan penuh keikhlasan dan keimanan yang kuat untuk mengorbankan jiwanya di jalan revolusi tersebut. Dan perlu kita ketahui bahwa sesungguhnya kewajiban kita lebih berat dari mereka. Yakni menjaga dan mengisi kemerdekaan yang telah mereka raih dengan tetap setia menjalankan nilai-nilai revolusi dan Islam.”
Pada bagian penyampaiannya yang lain, Ayatullah Ghurghani menyebut kecintaan yang melampaui batas pada dunia adalah halangan terbesar manusia dalam mencapai maqam kedekatan dengan Allah SWT. Beliau berkata, “Cinta pada dunia itu menjerat kalbu para insan yang membuatnya tidak bisa mendekati Allah SWT, namun para syuhada dan veteran dengan keimanan yang mantap dan keyakinan kalbu yang teguh terhadap Allah SWT mereka telah mengorbankan semua yang mereka punyai untuk tegaknya agama ini.”
Ulama terkemuka Hauzah Ilmiah Qom tersebut menjelaskan lebih lanjut, “Dalam riwayat disebutkan dalam berhadapan dengan bala dan musibah, serahkanlah hartamu, yang dengan wasilah itu nyawamu terselamatkan namun dalam menjaga agama maka yang diserahkan adalah nyawa di jalan Allah SWT. Dan para syuhada Revolusi telah mempertontonkan pada kita episode kehidupan mereka yang begitu menggugah dengan mempersembahkan nyawa mereka untuk kemenangan revolusi dan menjaga tegaknya nilai-nilai agama di negeri ini.”
Ayatullah Alawi Ghurghani di akhir pembicaraannya menyebutkan, “Imam Khomeini rahimahullah mengemban misi suci Ilahi yang dengan itu beliau menjaga tegaknya agama di negeri ini, beliau telah memimpin revolusi yang mendapat sambutan luas dari rakyat yang bahkan nyawapun mereka persiapkan untuk menjadi taruhannya. Itu disebabkan, karena mereka telah melepaskan kecintaan mereka pada dunia dan mengalihkan kecintaan dan pusat penghambaan pada Allah SWT.”